Sun05202012

Last update12:00:00 AM

Back You are here: Home Sabda Sabda Artikel Khotbah Hak Dasar Orang Percaya : Damai Sejahtera Allah

Hak Dasar Orang Percaya : Damai Sejahtera Allah

Kolose 3:15

“Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.”

Firman Tuhan ini merupakan perintah emas bagi semua orang percaya. Juga merupakan hak-hak kekristenan yang sangat mendasar. Ini merupakan wasiat bagi gereja Tuhan.

Allah tidak pernah berjanji bahwa perjalanan kita dalam mengarungi kehidupan ini akan lancar-lancar saja. Tetapi satu hal yang kita tahu adalah bahwa setiap badai, ujian, tantangan dan kesukaran selalu bertujuan untuk menunjukkan kekuatan kita di dalam Allah. Tantangan dan badai akan menunjukkan berapa kuat hubunganmu dengan Allah.

Yesus berjanji bahwa damai sejahteraNya ditinggalkan bagi kita (Yohanes 14:27). Tetapi kenyataannya, damai sejahtera itu tidak serta merta memerintah hati kita. Kasih karunia atau berkat khusus ini tersedia di dalam Kristus, yakni seperti satu tabungan bagi kita yang bisa diambil kapan saja. Sebagai orang percaya, kita mempunyai tabungan rohani itu dalam iman. Karena itu kita musti membangkitkan iman kita untuk mendapatkan tabungan rohani ini yaitu damai sejahtera. Apabila pengetahuan Firman Tuhan disertai dengan tindakan iman, pasti akan melahirkan sumber daya atau kekuatan besar.

Yohanes 14:27 – “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.” Iblis, musuh kita tahu benar apa yang Tuhan siapkan bagi kita. Karena itu ia selalu memanipulasi anda. Setan mencoba menghalangi anda untuk menerima tabungan rohani ini. Iblis tahu bahwa kalau anda tidak ada dalam damai sejahtera, maka anda sukar mendengar suara / firman Tuhan. Itu sebabnya setan berusaha memanipulasi keadaan kita dengan mencuri sukacita dan damai sejahtera kita. Seorang pengkhotbah pernah berkata, kalau setan tidak bisa mencuri sukacitamu, maka ia juga tidak akan bisa mencuri hartamu.

Suatu kali, istri sahabat saya di Jerman berkeluhkesah kepada saya tentang suaminya. Ibu ini melihat bahwa ketika menghadapi ujian, suaminya tidak terlihat gelisah, tidak menangis, tidak kuatir akan masalah yang dihadapi. Ia tidak mengerti sikap aneh suaminya. Wanita ini tidak mengetahui bahwa damai sejahtera Kristus Yesus menguasai hati suaminya. Di tengah-tengah situasi yang sukar dan sulit, sangat baik adanya kalau kita bersikap rileks dan santai karena damai sejahtera Kristus sudah diberikan kepada kita semua.

Di dalam Yesus terimalah damai sejahtera Allah, bahkan di tengah krisis atau tantangan sekalipun. Jangan bersikap seolah-olah anda begitu peduli dengan masalah yang sedang anda hadapi dengan menunjukkan sikap kuatir, gelisah, meraung-raung, dlsb. Ingat, kekuatiran atau kegelisahan anda tidak akan membantu sama sekali akan situasi yang sedang anda hadapi. Tetapi jalan keluar yang terbaik untuk masalah anda adalah damai sejahtera. Bangkitlah di dalam damai sejahtera Allah. Tidak peduli latar belakang dan situasi anda, kita semua bisa menerima damai sejahtera Allah di hati dan pikiran kita. 

Karena itu buang jauh-jauh perasaan negatif yang seringkali memporakporandakan hidupmu. Kalau Allah ada di hatimu, mengendalikan hidupmu, maka Roh Kudus akan menghasilkan buah-buah yang indah termasuk damai sejahtera. Galatia 5:22.

Seorang sahabat saya kehilangan atau rugi 40 juta dolar ketika krisis ekonomi global terjadi. Namun saya perhatikan kehidupan suami-istri ini, yakni sikap hidup mereka di dalam Kristus memberikan inspirasi bagi orang lain. Sekalipun kehilangan 40 juta dolar, keluarga ini tetap hidup damai sejahtera. Sebab mereka tahu bahwa hidup di dalam Yesus ada hari esok.

Yesus berkata ; jangan gelisah hatimu (Yohanes 14:1). Ada pilihan bagi kita orang percaya yaitu damai sejahtera. Di tengah konflik apakah anda memilih damai sejahtera? Saya berharap anda memilihnya, bukan kekuatiran.

Cukuplah pestapora kekuatiran dan panah-panah kebingungan yang dilakukan Iblis untuk menghancurkan hidupmu. Mulai hari ini ambil keputusan untuk tidak kuatir lagi, tidak ketakutan lagi, sebab Tuhan Yesus telah memulai pekerjaan yang baik dalam hidup kita.

Kekuatiran membuat hal-hal yang kecil seperti peristiwa besar. Sesungguhnya kekuatiran adalah penghinaan kepada Allah. Karena kekuatiran itu menghina kesetiaan dan kemahakuasaan Allah.

Ambil dan pilihlah damai sejahtera di dalam Yesus. Semua tekanan hidup serahkan kepada Yesus yang sanggup menyelesaikan segala persoalan dan masalah kita. Tuhan memberkati, Haleluyah!

 

Buat Komentar Anda


 

Tentang kami

peduliGEREJA.com

Tentang kami

Di tengah minimnya informasi rohani Kristen di dunia maya / internet, peduliGEREJA.com hadir menyajikan beragam artikel khotbah, pendalaman Alkitab, serta mengulas tentang multimedia gereja, dan banyak informasi penting lainnya dengan sajian ...... selanjutnya