Engkau akan Berkembang
- Selasa, 08 November 2011 13:20
- | Oleh Ps. Dan Peterson (USA)
YESAYA 54:1-3
Terjemahan Message Bible berbunyi : “Menyanyilah perempuan mandul yang belum pernah melahirkan, penuhi udara dengan nyanyian hai engkau yang belum melahirkan. Engkau akan melahirkan lebih banyak anak dari ibu-ibu yang sudah melahirkan, kata Tuhan. Luaskan dan bersihkan halaman untuk kemahmu, lebarkan kemahmu, meluas, berpikir besar, gunakan tali secukupnya dan memukul pancanganmu sedalam-dalamnya. Engkau akan membutuhkan tempat yang luas untuk keluargamu yang mengembang. Engkau akan menduduki bangsa-bansa, engkau akan menduduki kembali kota-kota yang sunyi.”
Mandul berarti tidak bisa melahirkan, tidak mempunyai anak. Mandul menurut Alkitab adalah satu keadaa yang tidak bisa mengeluarkan hasil atau buah. Mandul juga sering diartikan dengan tumpul, tidak berdaya-guna. Tetapi ayat di atas jelas memberikan pengharapan kepada orang yang mandul, tandus, yang tidak bisa menghasilkan, tidak berkembang.
Ada tiga hal penting yang harus kita perhatikan supaya bisa mengembang
1. Mempunyai suatu pengakuan. Mandul memang satu keadaan yang sangat berat sekali ; tidak mempunyai anak, tidak menghasilkan, tidak berbuah, tidak punya kapasitas. Dalam kehidupan sehari-hari, keadaan mandul sering digambarkan seperti :
- Musim gugur. Di Indonesia hanya ada dua musim. Tetapi di Amerika ada empat musim, salah satunya adalah musim gugur. Pada waktu musim gugur, semua dedaunan pohon gugur. Jadi seolah-olah tidak ada kehidupan. Kadangkala hidup kita juga bisa terjadi demikian. Mungkin kita pernah merasa sangat berhasil, berprestasi hebat, tetapi ada saat-saat di mana kita seperti biasa-biasa saja bahkan menurun, tidak ada yang lebih.
- Padang belantara, yaitu satu kehidupan yang sama sekali tidak ada kehidupan. Tetapi Musa bertemu dengan Tuhan justru di tengah padang belantara. Artinya, Tuhan mempunyai janji kepada orang percaya meskipun keadaannya seperti padang belantara.
Dalam kitab 1 Samuel kita membaca kisah seorang wanita yang mandul bernama Hana (I Samuel 1:7,8). Elkana mempunyai dua istri yaitu Hana dan Penina. Penina mempunyai anak tetapi Hana tidak alias mandul. Dari tahun ke tahun Penina menyakiti hati Hana. Seringkali kita bertemu dengan keadaan di mana Tuhan tidak kunjung menjawab doa kita. Kita mendapat tekanan dan ejekan dari Iblis. Belum lagi orang beranggapan bahwa mandul itu adalah hukuman atau kutuk.
Namun Alkitab memberitahukan bahwa kunci untuk terlepas dari kemandulan harus diawali dengan sorak-sorak. (Yesaya 54:1). Bersorak-sorak artinya bernyanyi, bergirang, bersukacita. Tetapi bagaimana mungkin bersorak-sorak kalau belum ada kenyataan akan lahir. Atau bagaimana mungkin melahirkan anak kalau tidak mempunyai suami. Di sini kita diajar bahwa dalam keadaan mandul atau sebelum ada hasil kita terlebih dahulu bersorak-sorak atau bernyanyi. Kita harus berani memperkatakan dengan iman meskipun hal itu belum kita lihat atau terwujud. Mazmur 138:1-3 – pemazmur dengan bangga berkata : ‘di hadapan allah-allah aku bermazmur.’ Kisah 16:25,26 – dalam keadaan terbelenggu dan terpenjara, Paulus dan Silas memuji Tuhan. Iman kita harus diperkatakan terlebih dahulu.
2. Bertindak. (Yesaya 54:2). Dalam ayat ini ada tiga hal tindakan iman :
- Lapangkanlah tempat kemahmu. Artinya kita harus siap untuk perkara-perkara yang lebih besar. Allah bekerja lebih daripada yang kita duga dan harapkan. Kapasitas kita memang terbatas, tetapi di dalam Allah tidak ada batasan. Tuhan sanggup menerobos setiap batasan-batasan. Karena itu berpikirlah besar, miliki iman yang besar. Percayalah bahwa Tuhan bisa melakukan perkara besar asalkan anda siap untuk berkat yang besar.
- Panjangkanlah (stretch) tali-tali kemahmu. Allah bisa kerjakan lebih dari apa yang kita kerjakan dan perkirakan.
- Pancangkan kokoh patokmu. Patok-patok saya artikan dengan pergaulan sesama tubuh Kristus. Kalau bersatu dua atau tiga orang maka ikatan yang kuat dalam sidang jemaat akan menciptakan sebuah kapasitas yang besar.
3. Iman mempunyai perjanjian.
Alkitab memuat banyak sekali janji-janji Tuhan kepada umatNya. Dalam Yesaya 54:3, ada tiga kata yang saya tekankan : engkau, akan, mengembang. Perlu kita tahu bahwa yang akan mengembang adalah engkau atau kita. Yang akan membesar adalah hatimu, imanmu. Yang akan lebih besar dan meningkat adalah pekerjaanmu. Allah hendak membawa Anda berbeda dengan hari kemarin. Sedangkan kata yang kedua adalah akan. Firman Tuhan memakai kata ‘akan’, bukan ‘barangkali’. Maksudnya, setiap janji Firman Tuhan pasti terjadi, bukan mudah-mudahan. Baca 2 Korintus 1:20 – semua janji Tuhan adalah ya dan amen (For all the promises of God in him are yea, and in him Amen....). Kalau kita berdoa berdasarkan kebenaran perjanjian Firman Tuhan maka jawaban dari sorga selalu ya. Meskipun hal itu untuk sementara belum kita alami, belum kita rasakan atau terima. Yosua 23:14 – janji Tuhan pasti dipenuhi. Kata yang terakhir adalah mengembang. Ini saatnya kita keluar dari batas manusiawi dan mulai melangkah dalam satu tingkat iman yang lebih besar. Mungkin Iblis mencoba membatasi kapasitas anda. Jangan menyerah! Roh Kudus yang ada dalam kita adalah seperti sungai yang mengalir dan tidak pernah berhenti. Roh Kudus adalah kuasa atau tenaga yang tidak bisa dibatasi. Jadi di dalam Tuhan kapasitas hidup anda sangat besar. Kita akan berbuah. Kita akan melihat setiap perjanjian Allah terjadi dalam hidup kita. Tuhan memberkati




