peduliGEREJA.com

Memberkati untuk Diberkati!

  • Home
  • Sabda
    • ilustrasi

      Kemana kita Pergi

      Kepada Hagar, malaikat Tuhan bertanya : dari manakah datangmu dan ke manakah pergimu? Kalau ayat ini kita gunakan seba ...

  • Siapakah Yesus
  • Berita
  • Keluarga
  • Ulasan
    • Flywheel

      Flywheel

      Film ini penuh dengan inspirasi untuk hidup benar di hadapan Tuhan, di tengah banyaknya orang mengedepankan keuntungan dan ....

  • Media Gereja
  • Hubungi / Saran & Tanggapan

Tue09022014

Last update12:30:41 PM

Back You are here: Home Sabda Sabda Artikel Khotbah Semua Hanya Karena TUHAN

Semua Hanya Karena TUHAN

1 Tawarikh 21 : 1-2,7; 2 Samuel 24 : 1-3,10

Dalam ayat di atas kita menemukan satu kalimat yang menarik yang berbunyi "Iblis bangkit melawan Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung orang Israel" (I Tawarikh 21:1). Sebagai raja, Daud berhak untuk menghitung rakyat atau mengadakan sensus. Apalagi pada zaman dahulu sensus atau cacah jiwa sangat diperlukan untuk mengetahui jumlah orang yang wajib bayar pajak atau berapa laki-laki dewasa yang bisa ikut perang. Jadi perkara penghitungan rakyat itu bukan sesuatu yang salah.

Tetapi dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa iblis membujuk (menggoda) Daud. Iblis adalah musuh nomor satu seluruh orang percaya. Ia selalu merencanakan yang jahat bagi semua manusia. Iblis selalu bangkit untuk melawan orang-orang percaya.

Namun dalam II Samuel 24:1 kita membaca bahwa Tuhan yang menghasut ambisi Daud untuk menghitung jumlah rakyatnya dan iblis memanfaatkan dengan mendorongnya untuk tergoda dan melakukannya. Sebenarnya Iblis berkeinginan supaya orang Israel mendapat celaka melalui Daud.

Tetapi pertanyaannya ialah : mengapa Tuhan mengijinkannya dan tidak menjaga serta membela umatNya? Bukankah firman Allah berkata bahwa setiap anak Tuhan adalah biji mata Tuhan?

Iblis bisa bangkit mencobai raja Daud karena Tuhan marah. Dalam II Samuel 24:1 dicatat : “Bangkitlah pula murka TUHAN terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud melawan mereka". Itulah sebabnya Tuhan mengijinkan Iblis untuk menggoda raja Daud.

Dalam hidup kita sekarang ini ada waktu-waktu tertentu dimana Tuhan mengijinkan Iblis datang mencobai kita. Oleh sebab itu jangan berpikir bahwa setelah menjadi anak Tuhan hidup kita selalu mulus, diberkati dan tidak ada masalah. Pandangan ini adalah keliru.

Kenapa Tuhan marah kepada Daud dan kepada bangsa Israel? Tujuan Daud menghitung rakyat Israel bukan untuk kepentingan pemerintahan, tetapi supaya Daud tahu seberapa besar kekuatan jumlah tentaranya. Karena pada zaman dulu setiap laki-laki yang berumur 20 tahun ke atas diwajibkan jadi tentara. Jadi kapan berperang maka semua laki-laki harus siap. Hal ini yang membuat Tuhan marah.

Kemenangan-kemenangan Daud dalam pemerintahannya bukan karena banyaknya jumlah tentara dan keahlian mereka berperang, tetapi karena campur tangan Tuhan.

Daud adalah gambaran gereja Tuhan yang selalu ingin untuk menang. Tetapi ada saja orang Kristen yang menganggap bahwa keberhasilan hidupnya adalah atas kekuatan, kemampuan, jumlah dan kuantitas potensi. Memang kita yang bekerja, berusaha, tetapi Tuhan yang memberikan keberhasilan.

Tuhan memilih kita bukan karena kita banyak atau sedikit (Ulangan 7:1) tetapi karena Kasih Tuhan (Ul. 7:8). Tuhan ijinkan Iblis menggoda Daud karena Tuhan ingin menaikkan kualitasnya dan kualitas umat Israel.

Ada saat-saat tertentu dimana Tuhan mengijinkan Iblis menggangu kita, supaya iman kita semakin berkualitas. Sehingga kita tidak bergantung kepada kondisi, kemampuan atau situasi yang mendukung, melainkan bersandar total kepada Tuhan Yesus. Tuhan dapat menolong kita baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang. (I Samuel 14 : 6).

Akibat dari sikap Daud yang salah itu, Tuhan memberikan tiga pilihan kepada Daud. I Tawarikh 21:11-12 Kemudian datanglah Gad kepada Daud, lalu berkatalah ia kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Haruslah engkau memilih: tiga tahun kelaparan atau tiga bulan lamanya melarikan diri dari hadapan lawanmu, sedang pedang musuhmu menyusul engkau, atau tiga hari pedang TUHAN, yakni penyakit sampar, ada di negeri ini, dan malaikat TUHAN mendatangkan kemusnahan di seluruh daerah orang Israel. Maka sekarang, timbanglah jawab apa yang harus kusampaikan kepada Yang mengutus aku."

Apabila kita bersalah kepada Tuhan dan kemudian minta ampun, maka Tuhan akan mengampuni dosa kita. Dosa kita diampuni, tetapi tetap kita harus tuai akibat dari perbuatan yang salah itu.

Oleh karena itu janganlah sekali kali tergoda untuk menganggap bahwa kita bisa berhasil karena kemampuan atau jasa-jasa kita, tetapi teladanilah Daniel yang selalu mengakui akan campur tangan kasih sayang Tuhan. Daniel 9:18 Ya Allahku, arahkanlah telinga-Mu dan dengarlah, bukalah mata-Mu dan lihatlah kebinasaan kami dan kota yang disebut dengan nama-Mu, sebab kami menyampaikan doa permohonan kami ke hadapan-Mu bukan berdasarkan jasa-jasa kami, tetapi berdasarkan kasih sayang-Mu yang berlimpah-limpah.”

Tuhan memberkati.

Buat Komentar Anda


 

Tentang kami

peduliGEREJA.com

Tentang kami

Di tengah minimnya informasi rohani Kristen di dunia maya / internet, peduliGEREJA.com hadir menyajikan beragam artikel khotbah, pendalaman Alkitab, serta mengulas tentang multimedia gereja, dan banyak informasi penting lainnya dengan sajian ...... selanjutnya

We have 12 guests and no members online