Semua adalah Anugerah
- Sabtu, 26 November 2011 13:00
- | Oleh peduliGEREJA.com
Dari pengalaman kita belajar bahwa banyak orang Kristen yang berhasil dalam bisnis, dalam profesinya, dalam kariernya, kemudian lupa diri, arogan dan tidak lekat dengan sumber dari mana kita memperolehnya yaitu Tuhan.
Rasul Paulus mengingatkan kita :
“ Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting ? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima ? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya ? “ (I Korintus 4:7).
Firman Tuhan ini harus selalu menyentak kita agar kita semua sadar bahwa kekayaan , pengetahuan, jabatan, kedudukan yang kita miliki adalah berkat Tuhan.Karena itu Paulus sebagai Rasul yang luar biasa dipakai oleh Tuhan dapat bersaksi : But by the grace of god I am what I am ; ( I Cor. 15:10 )
Keberadaan kita adalah anugerah Tuhan !
Kegagalan banyak orang kaya dan berpangkat tinggi adalah di puncak kesuksesannya ia meninggalkan Tuhan dan mengandalkan kekuasaannya, kekayaannya, koneksinya, atasannya, jabatannya, dll.
Karena itu baiklah kita menyimak nasihat yang di tulis nabi Jeremia :
“Beginilah firman Tuhan : Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: Bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah Tuhan yang menunjukkan kasih setia, keadilan, dan kebenaran di bumi; Sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman Tuhan.” (Yeremia 9:23-24).
Sekali lagi, kita sedang berada dalam dunia yang dilanda perubahan bertubi-tubi. Kebanyakan orang tidak tahan mengikuti lajunya perubahan yang berlari dengan speed yang tinggi. Kebanyakan juga gamang bagaimana caranya beradaptasi terhadap perubahan.
Tetapi kita yakin Tuhan tetap mengendalikan jalannya sejarah. God is in control. Karena Tuhan memegang kendali, kita bersyukur untuk nubuatan Amos berkata :
“Sungguh, Tuhan Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusanNya kepada hamba-hambaNya para nabi “ (Amos 3:7).
Melalui nabi-nabinya kita akan diberitahukan apa yang akan terjadi. Karena itu kita bersyukur, sebab di dalam kekayaan anugerah Tuhan dan kelimpahan kekuatanNya, kita berhasil menjalani hidup ini dengan kemenangan gilang-gemilang. Puji Tuhan!




