peduliGEREJA.com

Memberkati untuk Diberkati!

  • Home
  • Sabda
    • ilustrasi

      Kemana kita Pergi

      Kepada Hagar, malaikat Tuhan bertanya : dari manakah datangmu dan ke manakah pergimu? Kalau ayat ini kita gunakan seba ...

  • Siapakah Yesus
  • Berita
  • Keluarga
  • Ulasan
    • Flywheel

      Flywheel

      Film ini penuh dengan inspirasi untuk hidup benar di hadapan Tuhan, di tengah banyaknya orang mengedepankan keuntungan dan ....

  • Media Gereja
  • Hubungi / Saran & Tanggapan

Thu08282014

Last update12:30:41 PM

Back You are here: Home Sabda Sabda Pendalaman Alkitab Keselamatan di dalam Yesus

Keselamatan di dalam Yesus

KASIH KARUNIA

Tujuan utama Allah menciptakan manusia yaitu supaya manusia memuliakan Allah melalui penyembahan serta melakukan kehendakNya. Manusia mempunyai tubuh yang elok yang dapat bergerak memuliakan Dia, akal yang tidak terhalangi untuk mengerti kehendakNya, serta roh sebagai makhluk rohani untuk menyembah Dia, karena Dia adalah Roh adanya (Yoh. 4:23-24), bahkan manusia diberikan otoritas oleh Allah untuk mengatur semua ciptaanNya (Kejadian1:28, Mazmur 8:5-7).

Kejatuhan manusia ke dalam dosa karena melawan perintah Allah telah menyebabkan akibat yang mengerikan. Manusia mengalami kematian rohani, menjadi gelap sama sekali dan semua kemuliaan ciptaan Allah lenyap sama sekali. Kata yang tepat untuk manusia untuk kejatuhan adalah “maut”(Roma 6:23). Dosa membuat manusia terpisah dari Allah; ada tempat kekal pemisah manusia dari Allah (Efesus 2:13-14). Istilah “Total Depravity”, yaitu kehancuran total, mengandung pengertian bahwa manusia tidak mempunyai kesanggupan menghampiri Allah (Roma 3:23). Manusia serta seluruh keturunannya “terpisah” dari Allah karena dosa untuk selama-lamanya.

Kasih Karunia, suatu tindakan Allah di dalam kasih untuk menyelamatkan manusia yang telah berdosa. Sebagaimana Adam dan hawa dipakaikan pakaian dari kulit sehingga tidak ada korban darah, demikianlah Kasih Karunia yaitu bahwa Allah, dengan penuh kasih telah mengaruniakan jalan keselamatan melalui pengorbanan Yesus Kristus sebagai Anak Domba Allah (Yohanes 1:19, Yohanes 3:16). Kasih Karunia disiapkan Allah Bapa secara cuma-cuma untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa yang membawa kepada maut (Efesus 2:8, I Petrus 1:18-19).

Kata kasih Karunia dalam bahasa Gerika adalah “Charis”, yang berarti suatu pemberian yang bebas tanpa ikatan, dan tidak mengharapkan balasan. Kasih karunia adalah pemberian yang tidak selayaknya diterima umat manusia, tidak pantas diberikan kepada manusia yang berdosa. Kkasih Karunia adalah kenyataan kebesaran kasih Allah yang mengaruniakan keselamatan kepada manusia yang tidak patut lagi menerimanya (Efesus 2:1-9, II Korintus 5:21). Di dalam Kasih Karunia Allah telah menetapkan syarat bersifat mutlak tentang kebenaran keselamatan. Kasih karunia adalah suatu tindakan Allah untuk mendamaikan dirinya dengan manusia melalui penumpahan darah putra-Nya Tuhan Yesus Kristus (Efesus 2:13-14).

Kasih Karunia adalah suatu anugerah keselamatan manusia yang di rancang Allah do dalam Kasih-Nya. Kasih Karunia Allah adalah suatu suatu wahana yang tidak kelihatan di mana Allah Bapa telah meluaskan isi hati-Nya yang tidak terduga dalam menyelamatkan manusia melalui pengorbanan putra-Nya Yesus Kristus. Hal ini harus dimengerti dengan jelas bahwa dalam Kasih Karunia adalah “Kemurahan Allah” semata-mata dan tidak ada peranan manusia sekalipun di dalamnya (Kolose 2:3-5, I Korintus 2:9-10, Efesus 2:8, Yohanes 3:16).

Kebenaran Keselamatan yang terjadi dalam kasih Karunia Keselamatan yaitu:

1.    Kebenaran Penebusan. 

Inti dari Kasih Karunia adalah korban Darah Penebusan. Kematian Yesus Kristus sebagai Anak Domba ialah harga penebusan manusia dari dosa, sehingga manusia tidak lagi menjadi hamba dosa, tetapi oleh penebusan darah-Nya maka sekarang menjadi milik Tuhan sepenuhnya. Allah Bapa oleh kehendak-Nya telah mengorbankan putra-Nya Yesus Kristus, sebagai jalan penebusan untuk menjadi milikNya. Baca: I Petrus 1:18-19, Roma 3:24, I Korintus 6:19-20).

Bayangan penebusan di dalam Perjanjian Lama paling jelas yaitu penebusan satu bangsa Israel dari perhambaan orang Mesir oleh penyembelihan domba paskah. Israel diselamatkan oleh  “Darah Domba Paskah”, bayangan darah Yesus Kristus sebagai Anak Domba (Keluaran 12:1-14).

Kalau dalam Perjanjian Lama kita melihat korban bayangan melalui korban-korban penyembelihan binatang, maka dalam Perjanjian Baru  terjadi penggenapan korban-korban itu di dalam Anak Domba Allah yaitu Tuhan Yesus Kristus. Seluruh dunia telah mendapat anugrah keslamatan oleh korban darah penebusan Yesus Kristus. Tetapi keselamatan itu hanya bagi mereka yang percaya dan menerima penebusanNya (Roma 3:24; I Krointus 6:19-20, Yohanes 3:24).

2.    Kebenaran Pendamaian 

Kematian Yesus Kristus oleh darahNya, telah mendamaikan manusia dengan Allah. Pelayanan keimamatan dalam Perjanjian Lama sangat menuntut kesucian karena tanpa kesucian tidak ada yang menghampiri Allah. Setiap imam yang melayani harus ada korban darah karena tanpa penumpahan darah, tidak akan ada pengampunan. Korban darah inilah yang telah mendamaikan manusia dengan Allah. Darah Kristus telah menyucikan manusia dari dosa-dosa, sehingga kita mampu menghampiri Allah  karena telah didamaikan oleh darahNya (Efesus 2:13-14, Ibrani 9:22, Keluaran 24:6-8).

Firman Allah berkata bahwa kalau darah domba ataupun lembu pada masa Perjanjian Lama bisa menyucikan manusia dan didamaikan dengan Allah, apalagi darah Kristus akan menyucikan orang percaya dan memperoleh kebenaran pendamaian untuk beribadah kepada Allah (Ibarani 9:13-14).

Kita bersyukur bahwa orang percaya yang telah menerima kebenaran pendamaian darah Kristus namun sering jatuh ke dalam dosa, kita selalu beroleh anugrah pengampunan, bukan karena kita tetapi karena kebenaran pendamain darah Kristus (I Yohanes 1:9-10, Efesus 2:13-14, Ibrani 9:13-14). (usahakan membaca ayat-ayat ini).

3.    Kebenaran Korban Pengganti

Kebenaran pengganti ialah kebenaran kasih karunia Allah untuk menyadari posisi orang percaya. Mestinya bahwa manusialah yang harus mati karena dosa. Kematian Yesus adalah suatu kematian sebagai korban pengganti. Dia tidak mengenal dosa tetapi telah dijadikan dosa karena kita, supaya kita mengambil tempatNya dan dibenarkan oleh Allah (II Korintus 5:21). Jadi, Kristus Tuhan yang tidak berdosa telah dijadikan dosa karena kita, jadi pembenaran orang percaya bukan karena perbuatan baik, tetapi karena kita berada di tempatNya Yesus Kristus.

Karena kita, orang percaya sesungguhnya harus diberkati dan memperoleh kemuliaan Kristus, karena sekarang kita telah berada di tempatNya Yesus Kristus. Dia yang adalah kaya tetapi telah menjadi miskin karena kita, supaya oleh kemiskinanNya kita dikayakan dengan kemuliaan Sorgawi (II Korintus 3:9).

4.    Kebenaran Pemilihan Allah

Kebenaran orang-orang pilihan tidak berdiri sendiri tetapi berada dalam kebenaran kasih Karunia Allah. Inti Kasih Karunia Allah adalah pengorbanan Yesus Kristus untuk keselamatan isi dunia. Allah Bapa telah memilih dan menetapkan Yesus Kristus sebagai pokok pilihan. Yesus Kristus telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu, baru menyatakan diriNyapada akhir zaman. Yesus dipilih sebagai Anak Domba sudah sejak azaz dunia, bahkan sebelum dunia dijadikan (I Petrus 1:20, Wahyu 13:8).

Karena itu, pemilihan Allah sehingga kita dikatakan orang-orang pilihan hanya terjadi di dalam kasih karunia. Yesus Kristuslah yang dipilih Allah Bapa, dan semua yang percaya kepada Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat menjadi etrpilih di dalam Dia. Inilah makna orang-orang pilihan (Efesus 1:3-5, Roma 8:29-30).

Mengapa kita di dalam Yesus Kristus menjadi orang-orang pilihan? Karena orang-orang pilihan adalah yang terpilih untuk memenuhi panggilan melayani Dia. Jadi maksud pilihan Allah adalah supaya kita menggenapi panggilan untuk melayani Dia, dan memberitakan berita keselamatan ke seluruh dunia.

I Petrus 2:9, “…..supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib”.

REALISASI  KASIH KARUNIA ALLAH

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa Kasih Karunia adalah anugrah Keselamatan  secara cuma-cuma dari Allah untuk manusia. Di dalam kasih karunia keselamatan ini yang ada hanya tindakan kasih Allah semata-mata, dan di sana tidak ada peranan manusia sedikit pun. (Yohanes 3:16, Efesus 2:8).

Kasih karunia yang cuma-cuma dari Allah merupakan tawaran dari Allah untuk manusia, supaya dapat menerima kasih karunia keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Manusia harus membuka hati dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat (I Petrus 2:6-7, Yohanes 3:16, II Petrus 3:9).

Karena itulah keselamatan itu “bersyarat”. Syaratnya ialah manusia harus percaya dan bertobat menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat, selanjutnya berjalan melakukan seluruh kehendakNya (Filipi 1:9-11, 2:12, Efesus 4:12-13).

Tadi dikatakan bahwa manusia telah gelap total dan tidak mampu menghampiri Allah. Tetapi Allah memberi anugrah Roh Kudus untuk memimpin serta memampukan orang percaya mengenal kebenaran dan berjalan di dalam kebenaran Allah. Roh Kudus inilah yang menerangi hati dan pikiran kita untuk mengenal kehendak Allah dan orang percaya mampu melakukannya (I Korintus 12:3, I Korintusa 2:9-11, Yohanes 16:13).

Langkah-langkah realisasi keselamatan di Kasih Karunia Allah itu adalah sebagai berikut :

1.    Pertobatan

Walaupun kita percaya tetapi tidak menerima dan mengakui Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat, maka percaya tersebut menjadi sia-sia. Karena itu perjalanan rohani orang percaya di mulai pada waktu pertobatan. Pada waktu kita percaya tetapi belum bertobat maka kita belum memulai perjalanan rohani kita. Namun ketika mengambil keputusan untuk bertobat, pada saat itu kita berbalik belakang ke arah yang berbeda dan memulai perjalanan iman sebagai orang percaya (Markus 1:15, Matius 3:2, Kisah 2:28). Yesus Kristus, Yohanes Pembabtis dan Rasul Paulus berseru, “Bertobatlah, bahwa Kerajaan Sorga telah dekat”.

Jadi, pertobatan ialah titik dimana kita berbalik dari sebelum menuju kepada maut sekarang ke arah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Hal-hal yang terjadi pada waktu bertobat yaitu:

a.       Dibenarkan (Justified) ; Pada waktu kita bertobat-lah maka inti kasih karunia yaitu pembenaran pekerjaan darah Kristus berlaku pada kita. Darah Kristus inilah yang membuat orang percaya di benarkan oleh Allah Bapa. Bandingkan tanda darah di ambang dan kedua jenang pintu umat Israel pada waktu pembebasan di Mesir (Roma 3:24, Keluaran 12:12). Karena darah Kristus dan kebenaranNya-lah maka kita menjadi umat-Nya (Ibrani 9:22).

b.       Kelahiran Baru (Regenerated);  Pertobatan adalah akibat pekerjaan Roh Kudus dan FirmanNya; kita dilahirkan secara rohani. Kelahiran baru yaitu dari keturunan daging yang membinasakan berubah menjadi dilahirkan oleh Roh menjadi manusia rohani yaitu anggota keluarga Allah, perubahan posisi dari manusia keturunan Adam menjadi manusia Roh di dalam Adam yang kedua yaitu Yesus (I Korintus 15:45-49). Inti kehidupan kita bukan lagi daging yang membinasakan tetapi Firman dan Roh Kudus (Yohanes 3:3-5).

Semua orang di dalam Kristus adalah manusia rohani yang hidup dalam kehendak Allah (Efesus 4:18-19, I Petrus 1:23).

c.       Menjadi Anak Allah (adopted)

Penebusan menjadi kenyataan pada waktu kita bertobat. Orang-orang percaya diberi hak menjadi anak-anak Allah, dan harus melalui suatu proses dari bayi rohani sampai menjadi dewasa penuh yaitu mengalami kepenuhan Kristus (Yohanes 1:11-12, Efesus 4:13). Pengalaman pertumbuhan rohani tersebut mewajibkan kita harus dipenuhkan oleh kuasa Roh Kudus, dan memberi hidup dipimpin oleh Roh Kudus (Galatia 5:27). Semua proses tersebut berawal pada waktu bertobat.

2.    Beriman dan Kekudusan

Secara menyeluruh, sebenarnya iman itu hanya satu yaitu percaya kepada Tuhan Yesus Kristus oleh Firman Allah. Karena itu, pada kesempatan ini kami tidak membagi tentang macam-macam iman yang diuraikan dalam Firman Allah. Pertobatan ialah suatu peristiwa, sedangkan iman membawa orang percaya ke arah dan sasaran. Begitu orang percaya dan bertobat, maka ia menjadi orang yang beriman. Orang beriman artinya orang percaya dan hidup dengan melakukan semua kebenaran Firman Allah (Roma 1:7, Efesus 4:5, Yakobus 2:17).

Akibat iman terjadilah pertumbuhan rohani orang percaya yaitu pertumbuhan ke dalam Tuhan Yesus Kristus, sehingga gereja menjadi dewasa dan sempurna. Iman inilah yang membawa orang percaya mengecapi semua kemuliaan Tuhan. Firman Tuhan melimpah dengan janji-janji Ilahi dan semua akan dinyatakan dalam kehidupan orang percaya melalui iman. (Baca Ibrani 11      uraian tentang iman).

Iman itu adalah suatu kemampuan rohani yang dikerjakan oleh Roh Kudus melalui Firman Allah (Yohanes 16:13, I Korintus 2:10-11).

Oleh iman kita melakukan semua kehendak Allah, menjadi dewasa rohani, bahkan mengalami kepenuhan Kristus dan juga semakin dalam masuk pada kekudusan Allah. Pertumbuhan rohani yang terjadi oleh iman berjalan bersamaan dengan pengalaman menikmati “kekudusan” Allah (Efesus 4:12-13). Kalau pertumbuhan rohani berhubungan dengan kematangan pengenalan akan kebenaran Allah, maka kekudusan berarti bahwa oreang percaya menikmati sifat dan karakter Allah yang kudus adanya (I Petrus 1:13-16).

Pertumbuhan rohani dan kekudusan Allah adalah syarat utama untuk menikmati persekutuan dan hadiratNya setiap saat. Puncaknya ialah pernikahan gereja sebagai memepelai perempuan dan Yesus Kristus sebagai mempelai laki-laki  (Wahyu 19:7).

 

MEMELIHARA KESELAMATAN

Keselamatan yang telah di anugrahkan melalui Kasih Karunia Kristus harus dipelihara dengan baik, karena iblis akan berusaha untuk menggagalkan perjalanan iman orang percaya. Kalau kita tidak waspada, maka dapat ditipu oleh iblis supaya kita kembali ke jalan yang lama. Bahkan sebelum kedatangan Tuhan, banyak orang percaya akan murtad dan mengikuti jalan iblis  (II Tesalonika 2:3, I Timotius 4:1, Lukas 8:13).

Karena itu, orang percaya harus dipenuhkan dengan Roh Kudus untuk mendapatkan kekuatan dan bimbinganNya selalu (Galtia 5:24-25).

Buat Komentar Anda


 

Tentang kami

peduliGEREJA.com

Tentang kami

Di tengah minimnya informasi rohani Kristen di dunia maya / internet, peduliGEREJA.com hadir menyajikan beragam artikel khotbah, pendalaman Alkitab, serta mengulas tentang multimedia gereja, dan banyak informasi penting lainnya dengan sajian ...... selanjutnya

We have 10 guests and no members online