Hari Pentakosta
- Rabu, 09 November 2011 22:33
- | Oleh Ibu Pdt. Lydia Kairupan (Jakarta)
Yohanes 14:16-17. Selama 3½ tahun murid-murid bersama-sama dengan Yesus. Yesus tahu bahwa murid-murid sangat sedih menjelang kenaikanNya ke surga. Karena itu dalam Yohanes 14:1-3, Yesus berkata "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.”
Kita percaya bahwa Yesus sudah naik ke sorga, tetapi kelak akan datang kembali. Salah satu tujuan Yesus ke surga adalah menyediakan tempat bagi kita orang percaya. Seringkali saya berpikir, betapa lamanya Yesus mempersiapkan tempat bagi kita. Karena itu saya sangat yakin bahwa Tuhan menyediakan tempat yang sangat megah dan mulia bagi kita semua.
Dalam Yohanes 14:16-17 Yesus berkata : “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.”
Dari ayat di atas saya simpulkan bahwa Yesus tahu betul bahwa murid-murid dan tentu kita semua tidak bisa sendiri. Karena itu, apabila Yesus telah naik ke surga, maka Ia mengirim Roh Kebenaran, Roh Kudus, sebagai pengganti pribadi Yesus. Roh Kudus memimpin kita kepada kebenaran. Umumnya manusia gampang berdusta atau bohong. Tetapi Roh Kudus akan menolong kita untuk hidup dalam kebenaran.
Dalam Yohanes 14:17 dikatakan bahwa Roh Kudus akan diam dalam tubuh kita. Sebenarnya, siapakah kita sehingga Allah mau berdiam dalam diri kita? Kenapa Tuhan memilih kita sebagai tempatNya berdiam? 2 Korintus 4:7. Rasul Paulus menggambarkan bahwa hidup manusia itu seperti bejana tanah liat. Tanah liat tidak ada harganya. Karena itu orang dunia mempunyai istilah “no money no value” (tidak ada uang tidak ada nilai/harga). Dunia mengukur hidup seseorang dengan uang. Artinya bahwa seseorang tidak mempunyai nilai kalau tidak memiliki uang atau harta. Tetapi bagi orang yang percaya, sekalipun sepertinya kita tidak ada harganya, tetapi oleh korban Yesus di salib kita menjadi berharga. Hidup kita dibeli dengan harga yang paling mahal yaitu darah Yesus, yang harganya jauh melebihi harta kekayaan dunia ini. Sebelumnya kita tidak bernilai, tetapi di dalam Yesus kita menjadi sangat berharga. Karena itu kita harus menjaga hidup kita dengan baik. Berjalanlah dalam segala kebenaran Tuhan. Sebab tubuh kita sekarang menjadi bait Allah, rumah Roh Kudus. 1 Korintus 6:16.
Setiap rumah atau tubuh yang didiami Roh Kudus akan mendapat kekuatan baru. 2 Korintus 4:8-10. Paulus mengalami banyak tantangan dan penderitaan, tetapi tidak pernah putus asa. Oleh kuasa dan pertolongan Roh Kudus membuat Paulus tetap survive dalam pelayanan.
Hidup ini memang berat. Sebagai manusia kita harus bekerja keras, bahkan mungkin banting tulang. Tetapi ketahuilah, bahwa kesusahan yang kita alami sekarang bukanlah karena kutukan Tuhan. Tuhan tidak pernah mengutuk manusia. Kejadian 3:17. Tuhan hanya mengutuk tanah, akibatnya dari tanah tumbuhlah duri, semak-belukar, dlsb. Tuhan tidak pernah mengutuk kita. Kalau kita bekerja keras bukanlah karena kutukan tetapi Tuhan mengajar untuk tidak bersantai-santai.
Rasul Paulus mengalami banyak penderitaan dan tantangan tetapi dia tidak collapse, sebab Roh Kudus ada di dalam dirinya. Kepada jemaat Korintus Paulus berkata bahwa meskipun banyak tantangan ia tidak tawar hati. 2 Korintus 4:16. Dalam mengikut Tuhan kita perlu menjaga hati. Raja Bd. Amsal 4:23. Biasanya hati sangat sensitif ketika berada dalam percobaan.
Yohanes 14:18 ”Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.” Murid-murid sudah meninggalkan semuanya termasuk orang tua, demi mengikut Yesus. Karena itu ketika Yesus mau ke sorga, Yesus berkata bahwa mereka tidak akan ditinggalkan sebagai yatim piatu. Ada Roh Kudus yang akan menyertai mereka. (Markus 10:30). Karena itu kita musti bersyukur sebab Roh Kudus dicurahkan kepada kita.
Hanya dengan pertolongan Roh Kudus kita mampu tetap hidup di dalam Tuhan. Kekuatan Roh Kudus membuat kita tetap teguh di dalam Tuhan. di akhir zaman ini kita tidak bisa sepele dan santai. Sebab salah satu tanda kedatangan Yesus keduakali adalah kemurtadan.
2 Tesalonika 2:3-4. Ada orang karena kesusahan yang semakin besar akhirnya meninggalkan imannya. Mereka tidak bertahan dalam iman kepada Yesus. Mengikut Yesus ada harga yang kita bayar. Matius 24:10 -13. Orang-orang yang selamat adalah orang yang bertahan sampai kesudahannya. Mungkin kita mengalami berbagai percobaan seperti sakit-penyakit, kerugian dalam usaha, masalah dalam rumah tangga, dlsb, tetapi iman kita harus tetap teguh di dalam Tuhan.
Rasul Paulus adalah seorang yang pintar. Paulus adalah murid dari Mahkamah Agama bernama Gamaliel. Tetapi setelah dipenuhkan Roh Kudus, Paulus berkata bahwa segala sesuatu kuanggap sampah demi pengenalan akan Kristus. Filipi 3:8. Paulus tidak mengandalkan kecerdasannya, tetapi mengandalkan kuasa Roh Kudus.
Karena itu mintalah Roh Kudus memenuhi hidup Anda. Roh Kudus di atas segala-galanya. Paulus bisa bertahan dalam pelayanan adalah karena Roh Kudus. Paulus berkata : “betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya”. (Efesus 1:18-19). Karena itu mintalah Roh Kudus. Yesus adalah pembaptis Roh Kudus. Roh Kudus mau tinggal dalam hidup kita dan menolong kita. Tuhan memberkati




