Sun05202012

Last update12:00:00 AM

Back You are here: Home Siapakah Yesus Siapakah Yesus Kelahiran-Nya Good News of Great Joy

Good News of Great Joy

Umumnya anak kecil sangat senang di hari Natal. Sebab di hari yang istimewa ini mereka mendapat baju baru. Sebagian lagi bergembira karena banyaknya kue-kue tersedia di rumah. Tetapi Natal tidak bergantung kepada baju baru, bukan kepada kue-kue yang beragam jenis, atau pun hiasan-hiasan natal yang megah. Semuanya itu hanyalah menciptakan suasana natal, bukan inti dari natal.

Yang pertama sekali melawat bayi Yesus di kandang Betlehem adalah para gembala, orang-orang yang bersahaja. Lukas 2:8-14. Gembala-gembala itu adalah para remaja yang ditugaskan untuk menjaga ternak. Mereka adalah masyarakat sederhana yang dilawat oleh Tuhan. Setelah para gembala, kemudian datang orang-orang majus, raja-raja dari Timur untuk menyembah Yesus. Mereka sujud di depan bayi Yesus dengan persembahan-persembahan yang mahal harganya.  Darisini kita melihat bahwa Tuhan Yesus lahir adalah untuk semua status sosial ; sederhana dan kaya. 

Dari Lukas 2:8-14, ada 7 pesan natal yang dapat kita terima ;

1.    Malaikat Tuhan dan Kemuliaan Tuhan bersinar (ayat 9).

Secara tiba-tiba malaikat datang dengan kemuliaan Tuhan yang bercahaya kepada gembala-gembala. Kemuliaan di sini adalah terang, sinar. Yesus berkata bahwa Akulah terang dunia (Yohanes 8:12). Tetapi kemudian kepada murid-muridNya, Yesus berkata : ”kamu adalah terang dunia” (Matius 5:14-16). Setiap orang percaya disebut sebagai terang dunia. Terang kita dipancarkan melalui perbuatan-perbuatan. Kemuliaan Tuhan diperlihatkan dengan sikap dan perbuatan-perbuatan baik kita kepada orang lain.

2.    Berita baik untuk seluruh bangsa (ayat 10).

Gembala-gembala ketakutan ketika melihat cahaya yang besar. Maklum, pada zaman itu belum ada listrik apalagi lampu-lampu besar. Tetapi sehebat-hebatnya manusia pasti mempunyai sifat takut. Ada orang yang jago berkelahi tetapi takut naik pesawat terbang. Kepada manusia dia tidak takut, tetapi di atas pesawat dia keringat dingin ketakutan. Tetapi pesan Natal adalah JANGAN TAKUT! Sebab ada berita baik, ada sukacita besar bagi semua bangsa. Berita yang disampaikan malaikat adalah kesukaan besar bagi semua bangsa. Natal adalah sukacita besar bagi semua bangsa.

3.    Hari ini telah lahir Juruselamat --> Yesus Kristus (ayat 11).

Banyak orang mencari selamat dan memang keselamatan itu penting. Tetapi satu-satunya jalan menuju keselamatan itu hanyalah melalui Juruselamat yaitu Yesus Kristus. Dan pesan keselamatan di dalam Yesus berlaku hari ini, bukan besok atau kemarin, tetapi hari ini. Dan setiap hari kita bisa katakan hari ini harinya Tuhan.  Berarti setiap hari ada keselamatan dalam iman kepada Yesus Kristus.

4.    Palungan --> Tanda! (ayat 12)

Injil Lukas selalu menonjolkan kemanusiaan dari Yesus. Penulis Injil Lukas menulis bahwa tanda dari Yesus yang datang sebagai Juruselamat itu ialah palungan dan kain lampin. Palungan adalah tempat makanan hewan. Tanda ini sedikit kontras dengan malaikat, si pemberita yang datang dengan kemuliaan, tetapi yang diberitakan adalah seseorang yang lahir di kandang domba dan dibaringkan di palungan. Seorang raja seharusnya lahir di istana atau di tempat-tempat terhormat lainnya. Tetapi di sini kita membaca bahwa Lukas menonjolkan kesederhanaan Yesus. Zaman sekarang dunia ini penuh glamour tetapi Yesus datang sebagai manusia sederhana. Sebab itu orang Kristen harus meniru ”tanda” Yesus ini yaitu sebagai orang sederhana, namun bermisi dahsyat.

5.    Banyak malaikat memuji Allah(ayat 13).

Paduan suara pertama dimulai oleh malaikat sorga, bukan oleh manusia di dunia. Saya yakin bahwa lagu atau nyanyian yang dikumandangkan oleh malaikat-malaikat ini sangat luar biasa menggugah perasaan dan memberikan semangat. Pujian-pujian mereka memuliakan dan meninggikan Tuhan. Karena itu, jangan malu menjadi anggota paduan suara yang memuliakan Tuhan.

6.    Kemuliaan bagi Allah (ayat 14a)

Ada beberapa lagu natal yang tidak memuliakan Tuhan tetapi hanya menyemarakkan natal. Misalnya lagu ”jinggle bells”. Lagu natal ini bukan memuliakan Tuhan tetapi hanya mengingatkan tentang kreta salju yang datang dengan santa klaus yang membawa kado-kado natal yang hanya dimitoskan. Atau lagu ”white christmas”, tentang Natal putih bersalju. Juga ada yang menyanyikan lagu natal tetapi yang ditonjolkan hanyalah kehebatan suaranya dan keindahan pakaiannya. Tetapi nyanyian malaikat sorga adalah kemulian bagi Allah di tempat tinggi. Semua pujian mereka adalah untuk memuliakan dan menghormati Tuhan.

7.    Damai sejahtera pada manusia yang dikenanNya (ayat 14b).

Damai sejahtera Allah tidak berlaku bagi manusia yang tidak berkenan kepada Tuhan. Damai sejahtera-Nya hanya bisa terjadi pada manusia yang memenuhi standar Allah. Yohanes 1:12. Hanya orang yang menerima Yesus yang disebut sebagai anak-anak Allah.

Tuhan Yesus memberkati!

 

Buat Komentar Anda


 

Tentang kami

peduliGEREJA.com

Tentang kami

Di tengah minimnya informasi rohani Kristen di dunia maya / internet, peduliGEREJA.com hadir menyajikan beragam artikel khotbah, pendalaman Alkitab, serta mengulas tentang multimedia gereja, dan banyak informasi penting lainnya dengan sajian ...... selanjutnya